Skip to main content

Everything in you..

Aku pernah bilang, kalau ingin sesuatu jangan ragu
Aku pernah bilang, mau cari orang yang efeknya ke aku kayak kamu-yang-nyunda-itu
Yang ketawanya membuat rindu
Yang kehadirannya membuat nyaman aku


Well, I've found you

You make my world brighter everytime you smile
Your smile is all I see when I close my eyes
Your eyes make me drowned when you look at me
Your presence takes my breath away


But I'm afraid that we could never be

Yesterday, I want to offer my companionship to you so bad
But I just can't say the words
And I regret it
I regret it so much


And so I tried other way
A more subtle way
But it's a dead end in that other way
It's a dead end


I know it's a false hope for you to feel like I feel
But I just can't tell my heart to stop falling for you
To stop wanting you
To stop missing you


I'm here
Wanting you so bad
Missing you like hell
Loving you so much


I'm here, longing for you..

Dear grey-eyed man
Can't you see that I enjoy your presence?
Can't you see that I love your smile?
Can't you see that I'm falling for you?


Dear brown-haired man
When you're near
Nothing seems to matter
My whole world could shatter, I don't care..


I fall head to toe for you
Everything in you is like a dream come true
Dear you..
Is it possible that you love me too?

Comments

Popular posts from this blog

Kamu yang Entah Dimana

Mendadak merasa lelah  Seakan tubuh ini pecah  Pikiran pastinya gundah  Penat di hati membuncah  Ingin ada seseorang di sebelah  Yang ada saat aku payah  Sabar ketika aku marah  Sayangi aku tak terbelah  Hai kamu yang entah dimana  Kapan ya kamu ada?  Kapan ya kita berjumpa?  Aku inginnya segera  Hai kamu yang entah dimana  Apa kamu belum lelah berkelana?  Apa kamu belum ingin melabuhkan jiwa?  Denganku berbagi suka duka  Hai kamu yang entah dimana  Aku sudah lelah sendiri saja  Ingin bersama kamu secepatnya  Saling menyayangi seutuhnya  Hai kamu yang entah dimana  Bersua denganku yuk, segera?  Lalu kita berkelana bersama  Kesini dan kesana berdua 

DAG DIG DUG!

Kulangkahkan kaki menuju pantry . Kutenangkan diriku, kuhirup nafas panjang. Tarik nafas, buang nafas, tarik nafas, buang nafas… Kubuat secangkir teh panas. Kental. Pahit. Lalu kubawa cangkir itu ke meja kerjaku. Kulirik jam dinding, masih jam 7.30 pagi. Dia belum datang. DAG DIG DUG! Aku berusaha menenangkan diriku. Mataku tak lepas memandang pintu, sambil kuhirup tehku perlahan-lahan. Rasa pahitnya menyerang indra perasaku, sepahit apa yang kurasakan saat ini. Kenapa dia belum datang? Jam sudah menunjukkan pukul 7.45. Jam 7.55, dia masih belum datang. Ah, apa dia sakit? Kalau dia tidak datang, terpaksa aku menunda omongan ini sampai besok. Padahal aku sudah tidak sanggup lagi memendamnya. Sudah beberapa hari ini aku berperang dengan batinku sendiri, kapankah waktu yang tepat untuk membicarakan hal ini. Sudah beberapa hari ini aku tidak bisa tidur nyenyak, khawatir akan tanggapannya tentang ini. DAG DIG DUG! Dia datang! Tepat pukul 8.00. Seperti biasa dia menyebarkan senyuman mau...

I beg you, please...

The more I tell myself not to fall for you, the more I fell.. Your little gestures make my heart melts over and over again. You come to help when I ask, without hesitate, with no fuss. You're willing to bring something I want, no questions asked, not feeling burdened. You are kind to me. Too kind. It makes me question if there is any love hidden beneath your actions. If you don't love me, please don't be that kind. Please... I beg you, please don't be too kind to me... I'm not sure I can handle any more heartache. Please... I beg you, please don't be too kind to me. For I might want you more than I would, need you more than I could, and love you more than I should. Please... I beg you, please.......